Total Tayangan Halaman

Kamis, 14 Januari 2010

Orang-orang gila di Semarang

Ini adalah kisah dari Al-Habib Abdullah bin Muhsin Al-’Atthas ra. Beliau jika mendengar orang-orang awam terlalu membahas dan berdebat dalam urusan-urusan yang tidak ada artinya bagi mereka dan mereka tidak tahu hakekat dari urusan-urusan itu, maka beliau berkata,

“Sesungguhnya mereka itu mirip dengan majanin (orang-orang gila) di kota Semarang.”

Kemudian beliau ditanya,

“Bagaimana kisah majanin Semarang tersebut?”

Beliau pun menjawab (menceritakan).

Kisah ini terjadi di suatu rumah sakit di kota Semarang. Pada suatu hari berkumpullah sekelompok orang gila disana. Kemudian berdirilah salah seorang diantara mereka, lalu naik ke atas kursi dengan atributnya sebagaimana layaknya seorang dai, seraya berkata,

“Wahai saudara-saudaraku, sesungguhnya agama Islam yang kalian anut sekarang ini bukan apa-apa lagi. Dan inilah saya sekarang orang yang paling banyak mengerti tentang syariat yang baru dan saya akan mengajarkannya sekarang kepada kalian.”

Belum selesai ia bicara, tiba-tiba berdirilah orang yang kedua dari mereka dan menarik orang yang pertama dengan kerasnya sehingga ia terjatuh dari kursi. Lalu orang kedua tadi berkata,

“Wahai umatku, sesungguhnya aku ini adalah nabi kalian dan dia (orang yang pertama) ini adalah seorang pendusta yang tidak mengerti apa-apa tentang syariatku dimana Allah mengutusku untuk menyampaikannya pada kalian.”

Belum selesai ia bicara, berdirilah orang yang ketiga dan menarik orang kedua tadi dengan kerasnya sehingga terjatuh dari kursi, lalu ia menggantikannya naik ke atas kursi itu, dan berkata,

“Wahai hambaku, saya ini adalah tuhanmu dan saya tidak mengutus orang (yang kedua) ini kepada kalian. Sesungguhnya dia ini adalah seorang pembohong besar dan bukanlah seorang nabi.”

Selang tidak seberapa lama kemudian, seorang penjaga di rumah sakit tersebut mendengar teriakan-teriakan itu, lalu ia masuk kesana dan membuat mereka semua menjadi terdiam.

[Disarikan dari kitab Taaj Al-A'roos 'ala Manaaqib Al-Habib Al-Qutb Sholeh bin Abdullah Al-'Atthas, karangan Al-Habib Ali bin Husin bin Muhammad Al-'Atthas, juz 2, hal. 49]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar